Skip to content

Ketika Tanda Cinta itu Padam

30 Desember 2009
tags: ,

Semua berlalu begitu cepat dan tak terasa sesusai yang telah dijalani. Apakah kini Anda merasa tengah mencintai orang yang salah? Tampaknya, tak sedikit di antara kita merasakan hal demikian. Di lubuk hati terdalam, jujurlah untuk mengatakan jika cinta itu telah padam.
Kekasih selama ini merasa jadi pria terbaik seluruh dunia, padahal Anda menganggap perasaan tersebut keliru. Banyak waktu Anda habiskan berdua dan bermimpi tentang masa depan, tapi sayangnya, Anda sama sekali tidak merasa bahagia. Jawabannya, Anda tidak benar-benar mencintainya.
Setiap menit Anda habiskan bersama “pria yang salah”, itu artinya Anda menyia-nyiakan setiap menit untuk kebahagiaan yang seharusnya bisa Anda habiskan bersama pria yang benar-benar Anda cintai.
Kalau Anda mencoba bertahan di tengah perasaan itu dan di antara teman-teman yang mengatakan bahwa Anda tak akan mendapatkan kekasih sebaik dia, berikut berbagai hal yang patut dipertimbangkan. Mudah-mudahan tidak pada titik di mana Anda merasa ingin membangun hubungan serius dan langgeng.
Berikut tiga tanda yang akan membantu Anda memahami bahwa kekasih Anda kini bukanlah soulmate Anda, seperti dikutip Genius Beauty.

Tidak merindukannya
Anda tak bisa berhenti memikirkan pria yang benar-benar Anda cintai. Anda pikir telah mengenal baik wajahnya di tengah keramaian, merencanakan makan malam, dan memimpikan masa depan romantis bersamanya. Kalau Anda tidak mencintainya, Anda tidak akan merindukan semua itu.
Tak ingin mengenalkannya pada teman dekat dan keluarga
Bahkan meski bersama pria penuh sopan santun, Anda masih ragu mengenalkannya pada teman dekat dan keluarga. Fakta bahwa dia tidak benar-benar mengesankan Anda adalah alasan Anda berpikir demikian.
Berikut penjelasan lain mengapa Anda “menutupnya”: di hati terdalam, Anda takut orang terdekat Anda merasa Anda kini berbeda dan heran mengapa masih tetap menjaga hubungan dengannya.

Tidak cemas kalau ia pergi bersama orang lain
Dia pergi ke bar dengan teman baiknya saat Jumat malam, Anda tidak khawatir. Kemudian, malam minggu dia menghubungi Anda dan mengatakan ingin hang out dengan teman-temannya. Lagi-lagi Anda tidak peduli.
Anda berharap dia bersenang-senang dan sepakat untuk kencan lagi di waktu lain. Kalau Anda tidak peduli rencana malam minggu yang kerap batal (bahkan merasa senang), itu benar-benar sinyal Anda tidak mencintainya.

One Comment leave one →
  1. purwatiwidiastuti permalink
    30 Desember 2009 02:12

    hehehe….bener juga

    purwati

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: