Skip to content

Perpisahan Karena Adat Yang Berbeda

20 Oktober 2009

Sebuah kenikmatan yang diawali pertemuan yang sungguh sangat berkesan dan gak disangka-sangka, setiap saat saling merindukan, setiap saat saling membutuhkan, setiap saat saling memperhatikan, dan setiap saat penuh rasa kebahagiaan. Rasa haru telah menyelimuti keakraban karena sebuah perasaan, terharu bukan karena sakit, tapi rasa haru karena sebuah perasaan tak disangka-sangka hadir dalam hati ini.

Kehadiran selalu didambakan, baik itu hadir dalam kehidupan, juga kehadiran dalam hati dan perasaan. Sehingga terlukis sebuah kisah yang sangat berkesan dan sangat menjatuhkan rasa, begitulah ketika rasa itu datang, dingin menjadi panas, sakit jadi terobati, selalu ingin bersama.

Sehingga pada kisah ini tergoreslah sebuah kisah cinta yang diperankan oleh dua orang insan, begitu juga yang akhirnya terinspirasi tulisan ini dari sebuah lagu yang berjudul “Isabella”.

Lagu ini tentu pembaca banyak mengerti tentang kisah yang di bawakannya, sehingga telah merambah keseluruh pelosok negeri termasuk “ranah minang tacinto”. Sehingga menyentuh dua orang insan yang berasal dari dua dunia yang berbeda. Dua Dunia yang berbeda ini tentu anda tau maksudnya. Bukan maksud menduakan dunia tapi diibaratkan sebuah dunia yang memiliki aturan dan tradisi yang berbeda. Perbedaan prinsip yang membuat dan menggores sebuah luka.

“Ndeh, alah pandai pulo waang bacinto mah mangkutak, alah luluah juo hati waang jo perasaan ang surang, indak manyangko uni kacando iko doh, iyolah uni mangarati tentang kisah cinta waang tuh mangkutak, adaik kito jo adaik urang nan ang cintoi itu yo bana jauh babeda, dan kabisa manyatukan adolah tuhan nan manciptakan kito”, kato Sabai Nan Aluih ka Si Mangkutak Adiaknyo sambia mauruik-uruik pungguang mangkutak.

Sungguh terhiba hati dua orang insan ini ketika takdir telah memisahkan mereka berdua hanya karena perbedaan suku bangsa atau adat yang berbeda. Hanya bisa termenung dan memandangi langit-langit rumah. Ketika dihadapkan dengan tantangan dunia dan agama. Disamping dia menuruti kata hatinya dia juga takut melawan kehendak orang tua, disamping dia takut melawan kehendak orang tua dia juga tidak tahan dengan pahitnya berpisah dengan orang yang dicintainya.

“Basabalah Waang Mangkutak, Jodoh maut alah diatur dek nan kuaso.”, bujuak Uni Sabai ka adiaknyo nan paliang inyo sayangi iko.

“Waden sangaik manyayangi inyo uni, waden susah untuak meralakan inyo ka nan lain uni, waden indak bisa tanang kalau inyo masih taruih baibo hati uni”, ujar mangkutak dengan meneteskan air mata.

“Iyo uni tau mah diak, cubolah untuak waang batanang, ketahuilah diang mangkutak bahwasonyo Cinto itu indak harus taruih basamo untuak dakek samo inyo”, bujuak uni Sabai kepada adiknya.

Memang benar kata uni Sabai nan Aluih, sesungguhnya ketika kita mencintai seseorang kita juga bisa merasakan kehadiran sebuah perasaan saling mengerti dan memahami. Kontak bathin seperti itu memang ternyata ada, suatu saat anda sendiri akan tau buktinya.

Kembali kita dengarkan bagaimana lirik lagu “Isabella” dapat anda baca lirik original lagu ini yang dirilis sejak sekitar tahun 80-an dan sekarang juga telah mulai di rilis oleh band terpopuler di Indonesia.

Isabella adalah
Kisah cinta dua dunia
Mengapa kita berjumpa
Namun akhirnya terpisah
Siang jadi hilang
Ditelan kegelapan malam
Alam yang terpisah
Melenyapkan sebuah kisah…

Terbayang lambaianmu
Salju terbakar kehangatan
Dunia di penuhi
Warna berseri bunga cinta
Kita yang terlena
Hingga musim berubah
Mentari menyepi
Bernyalalah api cinta

Dia Isabella
Lambang cinta yang lara
Terpisah kerana
Adat yang berbeza
Cinta gugur bersama
Daun daun kekeringan…

Haluan hidupku
Terpisah dengan Isabella
Tapi aku terpaksa
Demi cintaku Isabella
Moga dibukakan
Pintu hatimu untukku
Akan terbentang jalan
Andainya kau setia
Oh! Isabella….

Berikut ini saya juga berikan File Lagu “isabella” yang dirilis oleh Band terpopuler diIndonesia pada tahun ini, dengan mendengarkannya anda pasti tau siapa yang membawakannya. Dan File ini juga telah saya persembahkan untuk orang yang saya cintai serta “info PlayList” lagu ini juga telah saya edit. Silakan Download : Klik Disini
Dapat Kita Baca dengan seksama bahwa lirik diatas sangat mengandung arti bahwa Perpisahan dua orang insan disebabkan oleh adat yang berbeda. Untuk kisah dua insan berikutnya akan di serahkan kepada yang maha kuasa, karena kembali dengan konsep “Jodoh, Maut, dan Rezeki Allah lah yang mengatur”.

Dari artian kata diatas kita bisa sadari, kalau seandainya Cinta tak bisa menyatu mungkin disuatu saat Allah akan berkehendak untuk menyatukannya jika kita yakin Cinta itu berniat baik dan tulus, walaupun telah berpisah tetaplah menyimpan perasaan itu. Karena perasaan itu sangat susah pudarnya.

5 Komentar leave one →
  1. marin permalink
    21 Oktober 2009 20:21

    Allah tentu puny rencana yg indah utk mangkutak dan hari ini mangkutak sedang diuji oleh Allah. 1kata bwt mangkutak…terkadang apa yg kita inginkan blm tentu baik untk kita.kita hanya bs memohon agar senantiasa diberikan yg tbaik.

  2. 22 Juli 2010 15:39

    Sadiehnyo…

  3. rofa permalink
    28 Desember 2010 18:15

    aku org pariamn…adat pariaman tu s cowok d beli oleh permpuan…tp aku sama skali tak pernah memikirkan itu skli…..tp org tua c cewk gak mau menerima aku krna aku or pariaman

  4. 15 Januari 2011 10:11

    @Rofa
    uda rofa, enaaklah klo jdi anak bujang piaman,,,,,
    pkeee ada uaang jemputaaann…..

    klo dulu dijemput ama KUDO,,, sekarang dijemput ama ESKUDO….
    hehehe

  5. kuci permalink
    16 Desember 2011 11:32

    ondeh da kanduang ba komode tubana parasaian….yang jaleh cinto masih baseri……panggganti alah ado si bini yang nanmonyo upiak…..hahahahahhahah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: